Seorang Anak Disgrafia

Via (9) mengalami kesulitan dalam menulis, setiap di sekolah ataupun di rumah bila mengerjakan tugas dari gurunya tulisannya buruk, bukan hanya itu, tetapi ia tidak dapat memegang pulpen atau pensil dengan mantap. Sering kali ibunya menyuruh dan mengajarinya agar memegang alat tulis dengan benar. Tetapi Via sangat sulit melakukan itu, pada saat menulis ia juga sering mencampur huruf besar dan kecil. Guru di sekolahnya pun juga selalu mengajarinya menulis yang benar,walau hanya disuruh menyalin tulisan yang ada di papan tulis, tetapi bagi Via sulit untuk melakukan itu. Lalu ibunya membawa Via ke seorang psikolog. Setelah mengalami beberapa tes, ia mengalami Disgrafia yaitu yaitu gangguan neurologis yang menghambat kemampuan menulis meliputi hambatan secara fisik. Karakteristiknya seperti kasus Via di atas, anak kesulitan dalam menulis walaupun hanya di suruh menyalin tulisan yang ada, sulit memegang pulpen dengan mantap dsb. Untuk orang tua yang mempunyai anak yang mengalami disgrafia tetaplah melatihnya, jangan berfikir kalau ia malas atau bodoh, ia hanya mengalami hambatan atau gangguan. Orang tua harus bisa membangun rasa percaya diri anak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: