Tuna Netra Berprestasi

Keterbatasan kemampuan fisik bukan berarti  tak dapat berprestasi. Banyak anak – anak yang tergolong anak berkebutuhan khusus ternyata mempunyai segudang prestasi ataupun keahlian, contohnya, Muhammad Iqbal, ia  membuktikannya meski Tuna Netra  tapi mampu mewakili Lampung pada festifal dan lomba seni siswa tingkat Nasional (FL2LN) untuk pendidikan luar biasa di Jogjakarta. Ia mampu bernyanyi dan memainkan alat musik organ, kelebihannya itu menjadi nilai lebih bagi dirinya. Meski Tuna Netra Iqbal tak kalah dengan pemain organ umumnya. Jari jemarinya dengan lincah memainkan tuts-tuts yang ada dialat musik itu.

Menurut Iqbal, kemampuannya bermusik maupun olah vokal semuanya mengalir dengan sendirinya. Cacat fisik yang dialaminya tak menyurutkan hobi siswa kelas 8 SMP Luar Biasa Pringsewu kelahiran 14 April 1992  menyanyi serta bermain musik yang muncul sejak usianya masih 4 tahun. Dengan keterbatasan penglihatan juga tak menjadikannya kesulitan menghafal lagu, kunci, maupun memainkan tuts Organ.” Semuanya saya semisal kunci Orgen ada yang lebih ahli bicara saya praktekkan atau mendengarkan musik lewat kaset dan CD. begitu juga dengan nyanyi syairnya dihafalkan setelah mendengarnya dari CD,” tutur Iqbal.
Kemampuan Iqbal tersebut tambah orang tuanya, Irwan Chaniago didapat secara otodidak. Selain mampu memainkan alat musik Organ serta menyanyi, Iqbal juga memiliki kemampuan lain yaitu bermain Piano meski tak kursus. Begitu juga dengan mengaranesmen lagu serta mengedit program menurut Irwan anaknya kini sedikit demi sedikit menguasai.”Meski murah meriah Iqbal kini juga sering di undang untuk main Organ di hajatan,”aku Irwan.
Pola latihan yang diterapkan selain dirumah, juga disekolahnya di SMP LB Pringsewu. Menurut Kepala Sekolahnya Hartanto melalui salah satu guru pembimbingnya Rizki Nurnaini S.Pd setiap Sabtu bagi siswa memang disediakan jam pengembangan diri. Dimana siswa diberikan kelelusaan mengasah kemampuannya dijam khusus itu selain hari-hari lain yang juga disediakan untuk latihan setelah jam sekolah. Untuk kemampuan yang dimiliki M Iqbal menurutnya memang terlihat sejak sekolah di SDN LB.
”Bahkan untuk mars SDNLB gurunya yang membuat lirik lagunya sementara Iqbal yang mengarensemen musiknya,” terang dia. Selain Iqbal, siswa kelas 6 SDN LB Pringsewu Teguh Imam Saputra yang memiliki cacat Tuna Rungu dan tuna wicara juga ikut dalam FLS2N di Jogjakarta mewakili Lampung dalam lomba Pantomim.

Untuk itu, kita seharusnya bisa memanfaatkan kemampuan kita dengan sebaik – baiknya jangan mudah menyerah, seperti contoh di atas walaupun ia mengalami keterbatasan tetapi ia tetap semangat berusaha.

Sumber    : google.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: